BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Suasana khidmat menyelimuti peringatan malam Nuzulul Qur’an di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Simo, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Selasa malam (10/3/2026). Meski wilayah di sekitar pondok pesantren tengah dilanda banjir, kegiatan keagamaan tersebut tetap berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti antusias oleh para santri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Genangan air yang merendam sejumlah area di sekitar desa tidak menyurutkan semangat para santri untuk menghadiri kegiatan peringatan turunnya Al-Qur’an. Sejak malam hari, para santri sudah berkumpul di aula utama pondok pesantren untuk mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan oleh pengurus pesantren.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh para santri, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang memberikan penguatan spiritual bagi para peserta. Meski kondisi cuaca dan lingkungan kurang mendukung akibat banjir, kegiatan tetap berjalan tertib dan lancar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu penggerak kegiatan pesantren, Syaifulloh Abid yang akrab disapa Gus Abid, menuturkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tetap dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pesantren dalam menjaga tradisi keilmuan dan spiritualitas santri.

Menurutnya, kondisi banjir justru menjadi pengingat bahwa manusia harus semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Walaupun kondisi lingkungan sedang dilanda banjir, para santri tetap bersemangat mengikuti kegiatan. Hal ini menunjukkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an dan semangat menuntut ilmu yang tidak pernah surut,” ujar Gus Abid di sela kegiatan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2