BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Desa Kembangbahu kembali menunjukkan geliat inovasi ekonomi berbasis potensi lokal. Melimpahnya limbah pertanian yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, kini mulai disulap menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan melalui budidaya jamur tiram. Upaya ini diperkuat dengan digelarnya kegiatan Sosial dan Pelatihan Kewirausahaan pada 16 September 2024 di Balai Desa Kembangbahu.
Kegiatan yang diinisiasi secara kolaboratif oleh Pemerintah Desa Kembangbahu, Dinas Pertanian, dan Dinas Ketahanan Pangan tersebut menghadirkan narasumber utama, Dr. Nurul Badriyah, S.E., M.M., akademisi sekaligus praktisi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam pemaparannya, Dr. Nurul menekankan bahwa jamur tiram bukan hanya mudah dibudidayakan, tetapi juga memiliki pasar yang luas dan pertumbuhan yang cepat, sehingga cocok menjadi usaha rumahan bagi masyarakat desa.
Dr. Nurul juga menyampaikan bahwa pengolahan limbah pertanian menjadi media tanam jamur tiram merupakan langkah strategis untuk menciptakan circular economy di pedesaan.
“Desa Kembangbahu memiliki bahan baku yang melimpah. Jika masyarakat mampu mengolahnya menjadi budidaya jamur tiram secara konsisten, maka ini dapat menjadi sumber penghasilan baru yang berkelanjutan,” ujarnya di hadapan puluhan peserta.





