Pelatihan dilakukan secara edukatif dan komunikatif sehingga para peserta dapat memahami materi sekaligus mempraktikkannya secara langsung. Selain keterampilan dasar pengaturan lalu lintas, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun kesadaran para anggota Pramuka agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di jalan raya.
Kapolsek Sarirejo menambahkan bahwa pembinaan kepada generasi muda merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang dapat dimulai dari lingkungan pendidikan dan organisasi kepemudaan.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami berharap pembekalan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga generasi muda memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter disiplin dalam berlalu lintas,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga berharap anggota Pramuka yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya, keluarga, maupun masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
“Dengan demikian, edukasi keselamatan berlalu lintas tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat berkembang menjadi budaya positif di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Kegiatan pemberian materi dan pelatihan gerakan dasar pengaturan lalu lintas tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Polsek Sarirejo memastikan kegiatan pembinaan masyarakat, khususnya kepada generasi muda, akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kecamatan Sarirejo.
Melalui momentum Hari Jadi Pramuka ke-85, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, pembina Pramuka, dan generasi muda dalam membangun karakter yang disiplin serta kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.





