“Sekarang kami bisa memakai listrik sendiri. Anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman, dan kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi dengan baik. Terima kasih PLN,” ungkap Yuda dengan haru.
Hal serupa dirasakan Jaelani (62), warga Desa Pakis, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung. Ia mengaku kini dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih mudah dan nyaman setelah mendapatkan sambungan listrik mandiri.
Selain program LUTD, PLN UID Jawa Timur juga menggelar aksi sosial menjelang Ramadhan. Salah satunya melalui penyaluran bantuan perlengkapan ibadah berupa mukena dan sarung kepada 60 anak di Panti Asuhan Al-Qarni pada Jumat (21/2).
Tak hanya itu, Srikandi PLN UP3 Surabaya Utara turut berbagi kebahagiaan dengan memberikan santunan berupa 20 paket sembako dan uang saku kepada para pengemudi ojek online pengguna motor listrik di Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah KH Mas Mansyur, Surabaya. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para pengemudi yang mendukung penggunaan energi ramah lingkungan.
Melalui berbagai program sosial ini, PLN berharap dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan akses listrik yang merata, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.






