“Persela harus dibangun dengan sistem yang profesional dan berkelanjutan. Ini bukan hanya soal hari ini, tapi bagaimana klub bisa terus berkembang di masa depan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perhatian utama saat ini tetap tertuju pada performa tim di sisa musim. Manajemen ingin memastikan kondisi non-teknis, khususnya finansial, tidak menjadi penghambat bagi pemain dalam mengejar hasil maksimal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dengan penunjukan Direktur Bisnis baru, Persela Lamongan berharap dapat bangkit dari situasi sulit dan kembali menjadi klub yang stabil, kompetitif, serta memiliki fondasi manajemen yang kuat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2