“Selain untuk melestarikan batik, kegiatan ini juga melatih kreativitas anak-anak. Bahkan, media yang digunakan pun ramah lingkungan karena memanfaatkan kertas kalender bekas,” terangnya.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Hanik menambahkan, hasil karya siswa akan dipamerkan dalam ajang gelar karya sekolah sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas para pelajar. Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap tahun dalam memperingati Hari Batik Nasional.
Dengan semangat kreatif dan peduli lingkungan, siswa SMP Muhammadiyah 5 Karanggeneng menunjukkan bahwa melestarikan budaya bisa dilakukan dengan cara sederhana namun penuh makna.(Bs)
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Artikel Rekomendasi
Halaman:




