BERITASIBER.COM – Ribuan koper milik calon jemaah haji asal Kabupaten Lamongan resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Selasa (28/4/2026).
Pengiriman ini menjadi bagian dari persiapan akhir menjelang keberangkatan jamaah haji yang dijadwalkan pada Rabu 29 April 2026 besok.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur, melalui Kasubag TU Kementerian Haji dan Umrah Romli menjelaskan bahwa proses distribusi koper dilakukan dalam dua gelombang agar lebih efektif dan terkoordinasi.
Romli mengatakan, tahap pertama hari ini pengiriman dilakukan untuk lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 30, 31, 32, 33, dan 34. Sebanyak 1.720 koper, pengiriman akan dilanjutkan keesokan harinya 1.038 koper untuk tiga kloter berikutnya, yakni kloter 35, 36, dan 37.
Ia memastikan seluruh koper nantinya ditargetkan tiba di embarkasi maksimal pukul 17.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan akhir serta penempatan sesuai manifest keberangkatan masing-masing kloter.
“Untuk tahap selanjutnya, kami menyiapkan tiga armada truk pengangkut. Secara keseluruhan, total koper jemaah yang akan dikirim mencapai 2.758 unit sesuai jumlah jemaah calon haji asal Lamongan tahun ini,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan logistik menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran proses pemberangkatan jemaah. Karena itu, seluruh koper telah melalui pengecekan ketat, termasuk berat barang bawaan dan identitas pemilik.
Petugas sebelumnya juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh jemaah terkait aturan barang bawaan. Berat maksimal koper ditetapkan 30 kilogram.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, rata-rata koper jemaah berada dalam kisaran 10 hingga 27 kilogram, sehingga seluruhnya dinyatakan memenuhi ketentuan.
“Tidak ditemukan koper yang melebihi batas maksimal,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya menghimbau setiap koper wajib dilengkapi tanda pengenal khusus berupa nama pemilik, nomor telepon, serta identitas rombongan seperti pita penanda kelompok.
“Langkah ini dilakukan untuk mempermudah identifikasi serta mencegah risiko tertukar selama proses distribusi,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga telah menyiapkan agenda seremoni keberangkatan jemaah. Jemaah kloter 30 dan 31 dijadwalkan melaksanakan salat Subuh berjemaah di Masjid Agung Lamongan sebelum mengikuti prosesi pelepasan resmi di Pendopo Kabupaten Lamongan.
“Acara tersebut dirancang berlangsung khidmat dengan durasi sekitar 30 menit sebelum rombongan diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo,” ungkapnya.
Pemerintah daerah berharap seluruh persiapan logistik, administrasi, dan transportasi yang telah dilakukan dapat memberikan kenyamanan bagi para tamu Allah selama menjalankan ibadah haji.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan persiapan berjalan lancar. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar jemaah dapat berangkat dengan tenang dan menjalankan ibadah secara khusyuk,” pungkasnya.(Bs).





