Selain diskon transportasi, pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement bagi aparatur sipil negara pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas menjelang dan setelah puncak arus mudik, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pekerja dalam mengatur mobilitas mereka.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di sisi lain, pemerintah turut memperkuat perlindungan sosial dengan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Bantuan tersebut berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan yang diserahkan sekaligus untuk dua bulan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan, di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

Menteri Sosial menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan akan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait agar tepat sasaran serta berjalan lancar. Pemerintah juga memastikan bahwa distribusi bantuan akan diawasi secara ketat guna menghindari penyimpangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, termasuk peningkatan layanan transportasi, penguatan pengawasan keselamatan, serta optimalisasi infrastruktur.

Dengan diluncurkannya Paket Stimulus Ekonomi I 2026, pemerintah berharap dapat menciptakan momentum pertumbuhan ekonomi yang positif, menjaga stabilitas harga, serta memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2