Dalam kesempatan tersebut, Aipda Andrei menjalankan fungsi Polri sebagai pelindung dan pengayom melalui dialog santai namun bermakna dengan para karyawan SPBU. Ia memberikan imbauan agar para petugas selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti peredaran uang palsu atau aksi premanisme.
“Kami mengingatkan para operator agar selalu mengecek keaslian uang yang diterima dan tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera hubungi Polsek Lamongan Kota agar dapat ditangani secara cepat,” pesan Aipda Andrei.
Interaksi juga dilakukan dengan para pengendara yang sedang mengantre. Aipda Andrei mengingatkan warga untuk selalu mengunci kendaraan saat ditinggal melakukan transaksi dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Kapolsek Lamongan Kota melalui Kanit Provos menegaskan bahwa patroli ke objek vital seperti SPBU akan terus dilakukan secara rutin dan mendadak (hunting system). Hal ini selaras dengan program prioritas Polri untuk menciptakan stabilitas ekonomi dan keamanan di tingkat lokal.
Kegiatan patroli yang berakhir menjelang siang tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Kondisi di SPBU Sunan Drajat terpantau kondusif dengan stok BBM yang mencukupi untuk kebutuhan warga Lamongan dan sekitarnya.





