“Kenaikan ini terjadi setiap hari menjelang Ramadan. Kami terpaksa mengurangi stok karena harga terus melambung,” ujarnya.

Dampak kenaikan harga ini juga dirasakan oleh pembeli. Fatimah, seorang ibu rumah tangga, mengeluhkan bahwa harga daging ayam yang terus meningkat sangat membebani anggaran belanjanya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Semua bahan pokok naik, beras, minyak, telur, ayam semuanya naik. Kami berharap harga tidak terus melambung, karena ayam adalah salah satu kebutuhan pokok yang selalu kami beli,” ungkap Fatimah.

Disisi lain kenaikan harga telur juga tak dapat dihindari. Menurut Guntur, seorang pedagang telur, harga telur horn merah telah meloncat dari Rp 24.000 menjadi Rp 29.000.

Meskipun harga meningkat, penjualan telur tetap melonjak pesat, dengan 2,5 ton telur terjual dalam sehari.Kenaikan harga sembako yang tak terkendali ini semakin menyulitkan masyarakat.

Diharapkan agar harga-harga ini tidak semakin membebani kehidupan warga menjelang bulan Ramadan.(bs)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2