LAMONGAN – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Lamongan terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) di seluruh 27 kecamatan secara bertahap mulai 12 hingga 20 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda penataan organisasi sekaligus upaya mengaktifkan kembali peran KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai elemen pemuda di tingkat lokal. Muscam diharapkan tidak berhenti pada proses pembentukan kepengurusan, tetapi berlanjut pada lahirnya program kerja yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda di masing-masing wilayah.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Lamongan, Imam Fadlli, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi merupakan kebutuhan penting agar keberadaan KNPI di tingkat kecamatan memiliki fungsi yang jelas dan memberikan dampak nyata.
Menurutnya, kepengurusan kecamatan harus mampu menjadi ruang bersama bagi organisasi kepemudaan dengan beragam latar belakang. Karena itu, perbedaan organisasi maupun komunitas tidak seharusnya menjadi penghambat dalam membangun kerja sama.
“Muscam ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk memperkuat struktur dan menghidupkan kembali gerakan KNPI sampai tingkat kecamatan. Kami ingin setiap pengurus kecamatan benar-benar hadir, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi pemuda maupun masyarakat,” kata Imam Fadlli.
Ia berharap kepengurusan baru yang terbentuk nantinya tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi mampu menyusun agenda kepemudaan yang relevan dengan karakter dan potensi daerah masing-masing.
“KNPI harus menjadi titik temu seluruh elemen pemuda. Jangan sampai kepengurusan hanya terbentuk secara administratif, tetapi tidak memiliki aktivitas. Setelah Muscam, kami berharap lahir program-program konkret yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan pemuda di masing-masing kecamatan,” ujarnya.
Berdasarkan surat DPD KNPI Kabupaten Lamongan Nomor 004/KNPI-LA/VIII/2026, pelaksanaan Muscam dibagi menjadi lima tahap. Setiap agenda dipusatkan di pendopo kecamatan dan melibatkan sejumlah unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, organisasi kepemudaan, hingga jajaran KNPI setempat.
Tahap pertama dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di enam kecamatan, yakni Lamongan, Karangbinangun, Tikung, Deket, Glagah, dan Sarirejo. Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 10.00–12.00 WIB dan 13.00–15.00 WIB.
Rangkaian berikutnya berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, dengan lokasi Muscam meliputi Kecamatan Sukorame, Bluluk, Modo, Ngimbang, Sambeng, dan Mantup.
Pada Jumat, 14 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan di tiga kecamatan, yakni Kembangbahu, Kedungpring, dan Sugio.





