LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, terus mendukung pelaksanaan program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui monitoring Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan ketahanan pangan bidang pertanian di wilayah perkampungan Kebet, Kecamatan Lamongan, Senin (28/9/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi pertanian di tingkat masyarakat.
Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P. mengatakan, monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah sekaligus mendorong masyarakat agar terus mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif.
“Kami mendukung upaya penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan maupun lahan pertanian yang ada di lingkungan masyarakat. Harapannya, kegiatan produktif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kompol Beni Ulang Setiawan.
Kegiatan monitoring dilaksanakan mulai sekitar pukul 10.50 WIB dengan menyasar wilayah perkampungan Kebet, Kecamatan Lamongan. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemantauan terhadap Pekarangan Pangan Bergizi serta sektor pertanian yang menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan dari tingkat lingkungan masyarakat.
Menurut Kapolsek, ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Selain pemerintah dan masyarakat, Polri juga dapat mengambil peran melalui pendampingan, monitoring serta mendorong terciptanya situasi keamanan yang kondusif sehingga berbagai kegiatan produktif masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Ketahanan pangan merupakan kepentingan bersama. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa program yang berjalan di wilayah mendapat dukungan dan masyarakat memiliki semangat untuk memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungannya,” jelasnya.
Pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghasilkan bahan pangan secara mandiri. Lahan di sekitar tempat tinggal yang masih tersedia dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai komoditas pangan sesuai kondisi dan potensi masing-masing wilayah.





