“Hadiah yang kami sediakan cukup banyak, termasuk paket umroh dan ratusan hadiah lainnya, seperti 4 kulkas, 4 mesin cuci, motor listrik, dan lain-lain, dengan total nilai lebih dari 200 juta rupiah,” ungkap Ali Fauzi.
Estimasi peserta yang hadir dalam acara ini mencapai sekitar 5.000 orang, dengan kupon yang habis terjual. Peserta berasal dari berbagai daerah, termasuk Kecamatan Solokuro, Paciran, Brondong, dan Laren.
“Antusiasme warga sangat tinggi. Bahkan, ada peserta yang datang dari luar kota Lamongan, seperti Gresik, Tuban, dan Bojonegoro,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata bagi mantan napiter untuk berkontribusi lebih banyak lagi dalam masyarakat, serta menjadi contoh bagi yang lain bahwa perubahan itu mungkin dilakukan.
Ali Fauzi dan rekan-rekannya berharap bahwa melalui kegiatan seperti ini, mereka dapat menginspirasi orang lain untuk tidak hanya melihat masa lalu, tetapi juga fokus pada masa depan yang lebih baik.
Dengan semangat kebersamaan dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah, kegiatan jalan sehat ini menjadi simbol transformasi dan komitmen mantan napiter untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.(Bs)





