Selain itu, ia juga menyoroti pemenuhan kebutuhan dasar siswa yang telah terpenuhi dengan baik, seperti penyediaan makanan bergizi sebanyak tiga kali sehari serta tambahan makanan ringan. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar anak.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem. Dengan konsep pendidikan gratis berbasis asrama, program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang setara sekaligus membentuk karakter serta keterampilan siswa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menteri PPPA menilai bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Ia juga menyebut bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai hak dasar setiap anak Indonesia.

“Tidak boleh ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan. Semua anak memiliki hak yang sama untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan setiap lembaga pendidikan mampu menghadirkan lingkungan yang inklusif, aman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Sekolah Rakyat Ponorogo pun diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi pengembangan pendidikan ramah anak di berbagai daerah di Indonesia.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2