Kedatangan KPK ini bertepatan pada saat agenda Monitoring Capaian dan Evaluasi Pencegahan Korupsi (MCP) di Pendopo Lokatantra yang satu komplek dengan rumah dinas bupati.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sekretaris Daerah Lamongan M Nalikan yang berada di lokasi saat ditanya juga mengaku tidak tahu makna dari penggeledahan itu. Di hari yang sama, kata Nalikan ada agenda Monitoring Capaian dan Evaluasi Pencegahan Korupsi (MCP) dari KPK di Pendopo Lokatantra yang satu komplek dengan rumah dinas bupati.

“Tidak tau saya, tadi juga ada acara MCP,” kata Nalikan singkat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Diduga kedatangan KPK di Lamongan Jawa Timur ini terkait proyek pembangunan gedung pemkab yang memakan anggaran negara senilai Rp 151 miliar.

Untuk diketahui, pembangunan gedung pemkab di Jalan Basuki Rahmad tersebut dibangun sekitar 2018 dan selesai pada 2020 yang menelan anggaran negara sebesar Rp 151 miliar dimana saat itu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi masih menjabat sebagai sekretaris daerah (Sekda).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2