“Mulai dari kesiapan sarana, pemeriksaan jalur dan persinyalan, pengaturan perjalanan, hingga pelayanan di stasiun, seluruhnya memiliki peran dalam menjaga ketepatan waktu. Kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memengaruhi perjalanan,” jelasnya.

Meski ketepatan waktu menjadi salah satu indikator pelayanan, KAI menegaskan keselamatan tetap ditempatkan sebagai prioritas dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Apabila ditemukan kondisi yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api, penanganan dilakukan berdasarkan prosedur dengan mempertimbangkan keselamatan sekaligus keandalan perjalanan.

Menurut Mahendro, kepastian jadwal menjadi bagian penting dari pelayanan kepada pelanggan. Ketepatan waktu dibutuhkan terutama bagi penumpang yang masih memiliki agenda atau perjalanan lanjutan setelah tiba di stasiun tujuan.

“Kami memahami bahwa ketepatan waktu memberikan kepastian bagi pelanggan, terutama bagi mereka yang memiliki agenda lanjutan setelah tiba di tujuan. Karena itu, peningkatan keandalan perjalanan terus dilakukan tanpa mengurangi standar keselamatan,” katanya.

Di sisi lain, KAI Daop 8 Surabaya juga meminta pelanggan turut mendukung kelancaran perjalanan. Penumpang diimbau tiba lebih awal di stasiun sehingga memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan keberangkatan.

Pelanggan juga diminta memastikan kembali jadwal perjalanan, mempersiapkan tiket dan barang bawaan, serta mengikuti ketentuan maupun arahan petugas selama berada di lingkungan stasiun dan perjalanan.

“Kami mengajak pelanggan untuk bersama-sama menjaga kelancaran perjalanan dengan mematuhi ketentuan dan arahan petugas. Dengan dukungan seluruh pihak, perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu,” tutup Mahendro.

Peningkatan OTP bersamaan dengan pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut menjadi gambaran kinerja operasional KAI Daop 8 Surabaya sepanjang Agustus 2026. KAI menyatakan upaya menjaga keandalan perjalanan akan terus dilakukan dengan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2