BERITASIBER.COM | SURAKARTA — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu ekonomi dan manajemen terkemuka di Indonesia. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Ilmu Ekonomi dengan Minat Utama Manajemen yang berlangsung khidmat, sarat nuansa akademik, dan penuh diskursus ilmiah.
Pada ujian terbuka tersebut, Moh. Heru Budi Santoso tampil sebagai promovendus yang mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji sebagai tahapan akhir dalam meraih gelar doktor.
Disertasi yang dipertahankan mengangkat tema kepemimpinan yang semakin relevan di tengah dinamika dunia kerja modern, khususnya pada sektor jasa. Dengan judul “Pengaruh Benevolent Leadership pada Task Performance: Peran Mediasi Work Engagement, Leader Member Exchange (LMX), dan Creativity (Studi pada Karyawan Jasa Travel di Eks Karesidenan Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro)”, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepemimpinan yang berlandaskan kepedulian, empati, dan perhatian terhadap kesejahteraan karyawan mampu mendorong kinerja tugas secara optimal dan berkelanjutan.
Ujian terbuka promosi doktor tersebut dipimpin oleh Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Tim Penguji, dengan Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CFrA. sebagai Sekretaris. Promotor dalam penelitian ini adalah Prof. Dr. Asri Laksmi Riani, M.S., yang secara intensif mendampingi proses akademik promovendus sejak tahap perumusan hingga penyelesaian disertasi. Turut mendampingi sebagai Ko-Promotor yakni Dr. Mugi Harsono, S.E., M.Si., C.CCM., C.CLM. dan Dr. Joko Suyono, S.E., M.Si., yang memberikan penguatan metodologis sekaligus pendalaman substansi keilmuan.
Komposisi tim penguji mencerminkan bobot akademik yang kuat. Penguji internal terdiri atas Prof. Dr. Salamah Wahyuni, S.U., Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si., serta Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si., M.M. Sementara itu, penguji eksternal dihadirkan melalui kehadiran Prof. Dr. Euis Soliha, S.E., M.Si. dari Universitas Negeri Semarang yang memberikan perspektif kritis dan pengayaan lintas institusi.
Dalam pemaparan disertasinya, Moh. Heru Budi Santoso menegaskan bahwa benevolent leadership, yaitu gaya kepemimpinan yang menekankan kebaikan hati, perhatian personal, serta dukungan terhadap pengembangan individu, memiliki pengaruh signifikan terhadap task performance karyawan.
Penelitian ini secara khusus menyoroti sektor jasa travel di wilayah eks Karesidenan Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro, wilayah dengan tingkat persaingan tinggi serta tuntutan kualitas layanan yang kompleks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kepemimpinan benevolen terhadap kinerja tugas tidak terjadi secara langsung semata, melainkan diperkuat melalui sejumlah mekanisme penting. Work engagement terbukti menjadi faktor kunci yang menjembatani hubungan antara kepemimpinan dan kinerja, di mana karyawan yang merasa diperhatikan dan dihargai menunjukkan tingkat keterikatan kerja yang lebih tinggi.





