Selain itu, kualitas hubungan antara pemimpin dan anggota organisasi yang tercermin dalam Leader Member Exchange (LMX) berperan signifikan dalam meningkatkan efektivitas kerja. Aspek creativity juga muncul sebagai variabel mediasi penting, terutama dalam konteks industri jasa yang menuntut inovasi berkelanjutan dan kemampuan beradaptasi yang tinggi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Diskusi ilmiah selama ujian terbuka berlangsung dinamis dan konstruktif. Para penguji memberikan berbagai catatan kritis, mulai dari penguatan kontribusi teoritis terhadap pengembangan kajian kepemimpinan, hingga implikasi praktis yang dapat diadopsi oleh pelaku industri jasa. Beberapa penguji juga menyoroti peluang pengembangan model penelitian ini pada sektor lain serta potensi riset lanjutan yang mengintegrasikan variabel budaya organisasi dan transformasi digital.

Menanggapi berbagai pertanyaan dan masukan, promovendus mampu memberikan jawaban yang argumentatif, sistematis, dan berbasis data empiris. Ia menekankan bahwa kepemimpinan benevolen bukan sekadar konsep normatif, melainkan strategi manajerial yang memiliki dampak nyata terhadap produktivitas, loyalitas, dan keberlanjutan organisasi. Dalam konteks pascapandemi dan era ketidakpastian global, pendekatan kepemimpinan yang humanis dinilai semakin relevan untuk menjaga motivasi serta kinerja karyawan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Capaian akademik ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan. Dekan FEB UNISLA, Dr. H. Abid Muhtarom, MSE, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan promovendus dalam meraih gelar doktor. Ia menilai disertasi yang diangkat memiliki relevansi tinggi dengan tantangan kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya manusia di era saat ini, sekaligus memperkaya khazanah keilmuan manajemen.

Ucapan selamat juga disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Lamongan, Dr. H. Abdul Ghofur, MSi. Menurutnya, capaian ini merupakan bukti bahwa riset akademik mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia praktik dan pembangunan. Gelar doktor, menurutnya, bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab intelektual yang lebih besar untuk memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Pelaksanaan Ujian Terbuka Promosi Doktor ini tidak hanya menjadi momen penting bagi Moh. Heru Budi Santoso secara personal, tetapi juga mencerminkan komitmen Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam menghasilkan lulusan doktor yang unggul, kritis, dan solutif. Melalui riset berbasis persoalan nyata di lapangan, UNS terus mendorong pengembangan ilmu ekonomi dan manajemen yang berorientasi pada dampak dan keberlanjutan.

Dengan disertasi yang memadukan kekuatan teori, metodologi yang kokoh, serta relevansi praktis yang tinggi, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi, praktisi, maupun pengambil kebijakan. Khususnya bagi sektor jasa, temuan tentang pentingnya kepemimpinan benevolen membuka ruang baru bagi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih manusiawi, adaptif, dan berdaya saing.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2