BERITASIBER.COM – Lampu biru kendaraan patroli kepolisian menyusuri sejumlah ruas jalan di Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jumat (7/8/2026) malam. Jajaran Polsek Kembangbahu mengintensifkan patroli Blue Light sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), serta potensi gesekan antarperguruan silat.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.20 WIB tersebut menyasar wilayah hukum Polsek Kembangbahu. Dua personel, yakni AIPTU Yerry W.S. dan AIPDA Sugeng, S.H., diterjunkan untuk melakukan pemantauan situasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan pada jam rawan malam hari.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light yang difokuskan pada pencegahan tindak pidana 4C, yakni curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor), serta gangguan kamtibmas lainnya.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., mengatakan patroli malam dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus untuk memastikan situasi keamanan di wilayah hukumnya tetap kondusif.
“Patroli Blue Light ini merupakan upaya preventif untuk mencegah tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas. Anggota kami arahkan untuk menyisir titik-titik yang dianggap rawan sekaligus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan,” ujar IPTU Sono.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya mengandalkan patroli bergerak. Petugas juga melakukan koordinasi dan pendekatan secara humanis kepada pemuda maupun tokoh masyarakat yang masih ditemukan berkumpul hingga larut malam.
Mereka diberikan imbauan agar segera kembali ke rumah dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun keresahan masyarakat.
Langkah pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Polisi mengedepankan komunikasi dengan masyarakat sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Kapolsek menjelaskan, selain menyasar kelompok masyarakat yang masih berkumpul, patroli juga diarahkan ke kawasan yang dinilai rawan kejahatan konvensional.
“Personel melakukan patroli dan standby di sejumlah ruas jalan yang memiliki kondisi minim penerangan maupun jalan yang mengalami kerusakan,” ungkapnya.





