LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Lamongan Kota Polres Lamongan terus mengintensifkan kegiatan kepolisian pada jam-jam rawan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Memasuki Kamis (24/9/2026) dini hari, personel melaksanakan Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar objek vital, jalan raya hingga sejumlah kawasan permukiman di wilayah hukum Polsek Lamongan Kota.

Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), khususnya pada waktu dini hari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Patroli Blue Light kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah pihak-pihak yang berniat melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Patroli dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dengan melibatkan Aiptu M. Azis selaku Panit II Lantas dan Bripka Endro Sudibyo. Kedua personel melakukan patroli menggunakan kendaraan dinas roda empat nomor 14.02 dengan menyusuri sejumlah lokasi yang telah ditentukan sebagai sasaran kegiatan.

Sejumlah titik yang menjadi fokus pemantauan antara lain kawasan BRI, Perumahan Kencana Makmur, Perumahan Amarylis dan Perumahan BLR. Selain objek vital dan kawasan permukiman, petugas turut melakukan pemantauan terhadap ruas jalan raya serta titik-titik tertentu yang dinilai membutuhkan kehadiran kepolisian pada malam hingga dini hari.

Menurut Kompol Beni, pola patroli Blue Light dengan menyalakan lampu rotator kendaraan dinas menjadi salah satu bentuk kehadiran polisi secara nyata di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan efek preventif sekaligus meningkatkan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas maupun masyarakat yang sedang beristirahat.

“Kami mengarahkan anggota untuk meningkatkan pemantauan pada jam-jam yang dianggap rawan. Sasaran kami tidak hanya jalan raya, tetapi juga objek vital dan kawasan permukiman sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh,” jelasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2