BERITASIBER.COM – Komitmen mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan oleh Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur. Bersama para petani dan UPT Pertanian Kecamatan Solokuro, jajaran Polsek Solokuro melaksanakan monitoring pasca panen raya jagung di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama mewujudkan swasembada pangan nasional.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Solokuro tidak hanya berperan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif membangun sinergi dengan para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Monitoring pasca panen dilakukan dengan meninjau langsung lahan pertanian yang telah dipanen, berdialog dengan para petani, serta mengevaluasi hasil produksi jagung yang diperoleh. Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Solokuro bersama petugas UPT Pertanian juga menyerap berbagai aspirasi petani terkait proses budidaya, perawatan tanaman, hingga tantangan yang dihadapi dalam pemasaran hasil panen.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Solokuro.
Kapolsek Solokuro, AKP Joko Suprianto, menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen penuh untuk mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui sektor pertanian.
“Polsek Solokuro akan terus hadir bersama para petani dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia terkait Ketahanan Pangan Nasional. Monitoring pasca panen ini merupakan bentuk perhatian sekaligus pendampingan agar produktivitas pertanian terus meningkat dan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera dicarikan solusi bersama instansi terkait,” ujar AKP Joko Suprianto.





