Dengan harga Rp18.000 per porsi lengkap dengan nasi, pengunjung bisa menikmati ikan keting bertekstur lembut yang diracik dengan bumbu kuning khas Jawa Timur seperti kunyit, bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan serai. Kuah rempah yang disajikan hangat semakin memperkaya cita rasa, membuat pelanggan sering kembali untuk menikmati lagi.
Tingginya animo warga membuat Warung Mak Yah mampu menghabiskan hingga 15 kilogram ikan keting bertelur setiap hari. Jumlah tersebut bahkan hanya bertahan 4 hingga 5 jam karena menu langsung ludes diserbu penikmat kuliner dari berbagai wilayah.
Dengan popularitas yang terus meningkat, kelo kuning ikan keting diprediksi menjadi salah satu ikon kuliner baru Lamongan, melengkapi deretan kuliner legendaris daerah ini seperti soto Lamongan dan pecel lele.




