Pengecekan dilakukan pada bus pariwisata maupun bus umum, dengan pemeriksaan RAM (Ruang Angkutan Massa) serta uji kelayakan teknis kendaraan dan rencananya juga akan ada pemeriksaan urin bagi pengemudi bus untuk memastikan tidak ada pengemudi yang mengemudi dalam kondisi terpengaruh zat terlarang.
“Kita kemarin sudah melaksanakan pengecekan RAM cek untuk kendaraan bis baik itu bis pariwisata atau bis umum nanti akan kita laksanakan lagi menjelang tahun baru nanti kita akan laksanakan kembali pengecekan urin untuk pengendara bus,” ujarnya.
Tidak hanya itu, menyambut liburan Nataru tahun ini pihaknya membangun 3 pos yang terdiri dari 2 Pos Pengamanan yang ada du Pasar Babat dan WBL dan 1 Pos Pelayanan yang ada di terminal Lamongan.
Menurut Kasatlantas, tujuan utama membangun Pos Pelayanan di terminal Lamongan yakni untuk menghandle blackspot atau titik rawan macet di kota Lamongan yakni perlintasan rel KA barat dan timur.
“Untuk Pos Pam di Babat mengantisipasi para pengendara yang parkir sembarangan di sekitar Pasar Babat yang sebabkan kemacetan. Dimana Babat sendiri menjadi titik pertemuan tiga Kabupaten, diantaranya Lamongan, Jombang dan Bojonegoro. Sementara untuk di WBL, sebagai pengamanan lokasi wisata. Karena WBL menjadi pusat masyarakat dalam mengisi libur Nataru,” jelasnya. (bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





