“Hanya dengan iuran yang sangat terjangkau, nelayan sudah bisa mendapatkan perlindungan penuh. BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan rasa aman. Jika terjadi risiko, negara hadir memastikan pekerja mendapatkan perawatan terbaik dan keluarga tidak jatuh ke jurang kemiskinan,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pendekatan berbasis budaya lokal membuat informasi mengenai jaminan sosial lebih mudah diterima oleh masyarakat yang selama ini mungkin belum tersentuh informasi formal.

BPJS Ketenagakerjaan Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan ekspansi kepesertaan, khususnya di sektor informal atau mandiri. Selain nelayan, kelompok sasaran utama lainnya meliputi petani, pedagang pasar, hingga driver ojek online di wilayah Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pihaknya berharap, melalui edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi dengan komunitas lokal seperti Rukun Nelayan Brondong, angka kepesertaan aktif di Lamongan dapat terus meningkat secara signifikan pada tahun 2026 ini.

Dengan adanya perlindungan ini, diharapkan para nelayan di Lamongan dapat bekerja lebih produktif tanpa harus merasa cemas akan risiko finansial yang menghantui saat menjalankan profesinya di tengah samudera.

“Harapan kami, tradisi Petik Laut ini tidak hanya membawa keberkahan hasil laut, tetapi juga menjadi titik balik kesadaran nelayan akan pentingnya perlindungan diri. Keselamatan dan kesejahteraan mereka adalah prioritas kami,” pungkas Jody.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2