“Judi online itu hanya menjanjikan kemenangan semu, yang ada justru kecanduan dan kehancuran ekonomi. Begitu juga narkoba, sekali mencoba, masa depan taruhannya. Kami ingin pemuda Solokuro sehat secara fisik, mental, dan ekonomi,” imbuhnya.
Kegiatan dialogis ini bukan merupakan agenda sekali jalan. Kapolsek Solokuro, atas arahan Kapolres Lamongan, telah menginstruksikan fungsi Binmas untuk menjadi ujung tombak kepolisian dalam memberikan edukasi berkelanjutan. Sosok Aiptu Sarmadi dikenal masyarakat sebagai petugas yang tidak kenal lelah melakukan jemput bola, mendatangi warga dari satu desa ke desa lainnya.
Kapolsek Solokuro menyatakan bahwa pendekatan humanis seperti ini jauh lebih efektif dalam menyentuh hati masyarakat dibandingkan sekadar patroli formal. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan masing-masing.
“Kanit Binmas kami memang rutin melakukan edukasi. Tujuannya jelas, yakni pre-emtif dan preventif. Kita cegah niat dan kesempatan orang untuk berbuat jahat melalui pemahaman hukum yang baik kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.
Melalui giat patroli dialogis ini, situasi di wilayah hukum Polsek Solokuro terpantau aman dan terkendali. Para pemuda yang hadir pun menyambut positif arahan tersebut dan berkomitmen untuk ikut serta menjaga kondusivitas wilayah serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.
Dengan semangat “Ayo Jogo Lamongan”, Polri berharap sinergitas antara petugas dan elemen pemuda dapat terus terjaga demi terciptanya kamtibmas yang ideal dan produktif.





