BERITASIBER.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Solokuro, Polres Lamongan, terus berkomitmen menciptakan ruang publik yang aman dan kondusif melalui pendekatan persuasif kepada masyarakat. Salah satu fokus utama yang menjadi atensi saat ini adalah pembinaan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.
Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Solokuro, Aiptu Sarmadi, yang secara konsisten turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli dialogis dan sambang tokoh pemuda. Bertempat di salah satu titik kumpul pemuda di wilayah Kecamatan Solokuro, Aiptu Sarmadi menggelar diskusi santai namun sarat akan pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Selasa (12/05/2026).
Salah satu poin krusial yang disampaikan dalam dialog tersebut adalah upaya pencegahan gesekan antar kelompok pemuda, khususnya yang tergabung dalam berbagai organisasi atau perguruan silat. Mengingat wilayah Lamongan memiliki dinamika organisasi pencak silat yang cukup tinggi, Aiptu Sarmadi menekankan pentingnya semangat persaudaraan di atas ego kelompok.
“Perbedaan bendera atau organisasi jangan dijadikan alasan untuk bermusuhan. Justru pemuda harus menjadi pelopor perdamaian. Kami mengimbau agar para pemuda tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu di media sosial yang seringkali menjadi pemicu tawuran antar kelompok,” tegas Aiptu Sarmadi di hadapan para pemuda.
Ia juga menambahkan bahwa kerugian dari sebuah bentrokan fisik tidak hanya dirasakan oleh pelaku secara hukum, tetapi juga mencoreng nama baik keluarga dan daerah.
Selain masalah tawuran, Kanit Binmas Polsek Solokuro ini juga menaruh perhatian serius pada ancaman “penyakit masyarakat” modern, yakni Narkoba dan Judi Online (Judol). Menurutnya, dua hal ini merupakan perusak utama mental generasi bangsa yang saat ini tengah marak merambah hingga ke pelosok desa.
Aiptu Sarmadi memberikan edukasi mengenai dampak buruk judi online yang tidak hanya menguras harta benda, tetapi juga memicu depresi hingga tindakan kriminalitas lainnya. Begitu pula dengan narkoba, ia meminta para pemuda untuk berani berkata “tidak” pada segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang.





