“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan mendalami keterangan saksi. Saat ini belum bisa disimpulkan apakah peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal atau ada faktor lain yang terlibat,” ujar Iptu Debbhi saat dikonfirmasi, Jumat (6/2/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menambahkan, kondisi jalan yang minim penerangan pada malam hari menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kecelakaan. Jalur Lamongan–Sugio memang dikenal cukup rawan, terutama pada dini hari ketika jarak pandang terbatas dan aktivitas kendaraan relatif sepi, sehingga pengendara kerap melaju dengan kecepatan tinggi.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Aparat kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur-jalur rawan kecelakaan dan pada jam-jam rawan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika melihat atau mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian kedua pemuda tersebut.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2