Dirinya menerangkan bahwa pada hari senin dan hari selasa korban tidak masuk dinas, dan disitu staf kelurahan menelepon Hadipuan Simanungkalit tidak diangkat, namun HP korban berdering.
Curiga dengan keadaan, teman korban yang kebetulan warga Kelurahan Marihat Jaya pergi ke lokasi untuk memastikan apakah korban sedang di rumah.
Ketika temannya bersama tetangga korban melihat dari jendela samping berjerjak besi, korban sudah tergeletak separuh dari pintu kamar mandi, kemudian mereka menghubungi RT setempat.
“Menurut tetangganya hari minggu korban masih terlihat kumpul – kumpul di warung, namun hari senin dan selasa sudah tidak terlihat,” ujarnya.(Pirhot Nababan)





