Menurut Hj. Iis, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang jejaring usaha yang lebih luas.
“Selain mendapatkan ilmu, peserta juga bisa membangun jaringan. Ini penting agar UMKM bisa saling mendukung dan berkembang bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa IPEMI Lamongan berkomitmen menjadi wadah pembinaan UMKM perempuan melalui berbagai program berkelanjutan. Sejumlah kegiatan rutin telah dijalankan, seperti cooking class, beauty class, study banding, aksi peduli lingkungan melalui penanaman pohon, kerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), kegiatan sosial santunan anak yatim, serta konsolidasi organisasi dengan pengurus wilayah dan daerah se-Jawa Timur.
Dalam waktu dekat, IPEMI Lamongan juga dijadwalkan turut ambil bagian dalam kegiatan fashion show yang diselenggarakan oleh GOW dalam rangka peringatan Hari Ibu, sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan karya pelaku UMKM perempuan.
Melalui pelatihan ini, IPEMI Lamongan berharap para pelaku UMKM semakin adaptif terhadap perkembangan digital, memiliki kepercayaan diri dalam membangun merek usaha, serta mampu meningkatkan daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif.
Dengan penguatan kapasitas dan jejaring, UMKM diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.






