BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan di Kabupaten Lamongan meningkatkan pengawasan di sejumlah jalur utama maupun jalur alternatif yang diperkirakan akan dilalui pemudik.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama periode libur panjang.
Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, terutama aparat kepolisian dari Polres Lamongan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, pengaturan lalu lintas, hingga penanganan titik-titik yang berpotensi menimbulkan hambatan arus kendaraan.
Menurut Dianto, peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran hampir selalu berdampak pada meningkatnya kepadatan kendaraan di jalur nasional yang melintasi Lamongan.
“Oleh karena itu, Dishub bersama kepolisian telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah lokasi yang dinilai rawan kemacetan maupun kecelakaan,” ujarnya.
Salah satu fokus pengawasan adalah perlintasan kereta api sebidang yang berada di beberapa ruas jalan utama. Lokasi tersebut kerap menjadi titik perlambatan kendaraan ketika terjadi aktivitas perjalanan kereta. Untuk meningkatkan keselamatan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas, Dishub Lamongan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia dalam penguatan pengamanan di perlintasan tersebut.
“Perlintasan kereta api menjadi salah satu titik yang kami beri perhatian khusus. Dengan dukungan petugas dari PT KAI, kami berharap pengamanan di lokasi tersebut dapat berjalan lebih optimal sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan,” kata Dianto.





