BERITASIBER.COM | YOGYAKARTA – Seorang anak laki-laki berinisial MAAS (5) warga RT 66 RW 18, Karanganyar, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta, menjadi korban perundungan oleh teman seusianya di salah satu sekolah Taman Kanak-Kanak swasta.

“Ya itu terjadi pada bulan Agustus dan September mas. Saya membawa keponakan saya ke Psikolog Puskesmas Mergagsan, karena sempat step atau kejang-kejang,” kata Riana saat ditemui dikediamannya, Selasa (24/12/2024).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut Riana, MAAS mengaku mendapat perlakuan pemukulan dari sesama temannya, ketika berada di TK yang tidak jauh dari kediamannya itu.

“Namanya anak-anak, tapi saya coba maklumi. Tapi ini sudah kedua kalinya terjadi, hingga membuat keponakan saya ini step. Semua terjadi saat bermain-main di TK. Kemungkinan kurang pengawasan dari guru disana,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Riana, dikarenakan kondisi MAAS tidak memungkinkan bersekolah kembali, pihak keluarga pun membawanya ke Puskesmas Mergangsan.

“Keponakan saya ketakutan dan trauma. MAAS sama sekali nggak mau melawan yang membullyngya. Dia diam saja. Saat di Puskesmas Mergangsan, Psikolog juga sarankan anak saya harus dalam pengawasan,” sambungnya.

Riana menambahkan, sejak MAAS tidak pernah masuk sekolah, pihak sekolah telah mengeluarkan MAAS dari TK tersebut.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2