“Jangan meletakkan STNK, handphone, laptop, maupun barang berharga lainnya di bagasi kendaraan karena bisa memancing niat pelaku kejahatan,” pesan petugas kepada warga.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diajak berperan aktif menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Jika melihat, mendengar, atau mengalami adanya gangguan keamanan, warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pengurus masjid dan warga Desa Sambopinggir. Mereka menilai langkah kepolisian tersebut sangat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan kendaraan, terutama saat beribadah.
Takmir Masjid Al-Falah menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polsek Karangbinangun yang hadir langsung memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah warga menjadi bentuk nyata pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Polsek Karangbinangun menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik rawan lainnya, seperti tempat ibadah, pusat keramaian, pertokoan, hingga fasilitas umum.
Dengan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan angka pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Karangbinangun dapat ditekan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.
Semangat “Ayo Jogo Lamongan” pun terus digaungkan sebagai gerakan bersama menjaga keamanan daerah dari segala bentuk gangguan kamtibmas.





