Syamsuri mengungkapkan bahwa seorang ASN dalam bidang pendidikan merupakan pelayan masyarakat yang harus melayani program pendidikan yang baik.
“Untuk menjadi seorang pelayanan kepada masyarakat harus Profesional, Gesit, Responsif, Inovatif (Progresif). Untuk melakukan sebuah perubahan seorang guru haruslah kreatif, inovatif, best practice,” tutur Syamsuri.
Dalam sambutannya Syamsuri menyampaikan perkembangan prestasi lulusan siswa adalah hal yang sangat penting sekali dan seorang lulusan haruslah berkualitas.
Kualitas sebuah pendidikan di lihat dari lulusannya, dan kuncinya terletak pada seorang guru. Seorang guru tidak akan tergantikan dengan kemajuan teknologi.
“Tugas mulia seorang guru selain menjadikan siswa menjadi berprestasi adalah mendidik karakter dan akhlak siswa menjadi siswa yang berakhlaqul Karimah,” ungkapnya.
Kepala Kemenag Lamongan ini juga menyampaikan Motto ikhlas beramal mempunyai tiga dimensi. Diantaranya bekerja dengan sungguh sungguh, bernilai agama (berniat ibadah kepada Allah SWT), tidak pernah mengharapkan sesuatu yang bukan haknya.
“Kami berharap semoga dengan adanya pembinaan ini guru MTsN 2 Lamongan semakin ikhlas dalam bekerja, kreatif, mampu menciptakan pembelajaran menyenangkan yang berpusat pada siswa, mampu membangun komitmen dengan siswa, serta semakin bijaksana,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Lamongan Asman S. Pd, M. Pd menyampaikan bahwa dengan semangat teman teman yang sangat tinggi hingga membuat MTsN 2 Lamongan semakin maju.
Asman juga menyampaikan agenda- agenda kegiatan MTsN 2 Lamongan kepada semua peserta rapat. Ia juga mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di MTsN 2 Lamongan untuk lebih bekerja ekstra dalam mewujudkan madrasah mandiri dan prestasi.
“Dalam kegiatan ini banyak sekali hal positif yang kami dapatkan dan bisa diterapkan baik terhadap guru-guru maupun terhadap siswa dan kami juga akan terus meningkatkan prestasi MTsN 2 Lamongan semakin baik dan maju,” kata Asman.





