BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Ramainya keluhan masyarakat Lamongan terkait kerusakan mesin sepeda motor setelah mengisi BBM jenis Pertalite membuat Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) turun tangan. Pihak Pertamina memastikan penyaluran bahan bakar tetap sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta akan melakukan uji laboratorium lanjutan untuk menjamin kualitas produk.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa seluruh proses distribusi Pertalite ke SPBU dilakukan sesuai standar dan diawasi secara ketat mulai dari terminal pengisian hingga ke konsumen.

“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai dan mutu produk BBM yang diterima masyarakat. Setiap tahapan distribusi dilakukan sesuai standar yang berlaku,” ujar Ahad, Senin (27/10/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertamina juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Fuel Terminal Tuban guna memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk.

Untuk menjamin layanan publik, Pertamina telah membuka tiga posko layanan pengaduan masyarakat di wilayah sekitar Lamongan, yakni di SPBU 5462101 Jalan MT. Haryono, Jetak, Kabupaten Bojonegoro, SPBU 5462106 Jalan Sawunggaling, Kadipaten, Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro, SPBU 5462305 Gg. Buntu No.10, Wire, Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban

“Selain itu, masyarakat juga bisa melapor melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau DM Instagram @pertamina.135 untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur,” ungkapnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2