Tidak hanya fokus pada teknik peraturan baris-berbaris (PBB) dan formasi pengibaran bendera, momentum pembinaan tersebut juga dimanfaatkan oleh Kapolsek Pucuk untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan edukasi kamtibmas. Di hadapan para pelajar, AKP Su’ud memberikan peringatan tegas agar generasi muda senantiasa membentengi diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja yang marak terjadi saat ini.
Para peserta diajak untuk secara tegas menjauhi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, menghindari tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun pergaulan bebas, serta senantiasa bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial agar tidak terjerumus dalam penyebaran informasi palsu (hoaks) maupun konten negatif lainnya.
“Kami berpesan kepada seluruh adik-adik calon Paskibra agar kelak tidak hanya memiliki keterampilan baris-berbaris yang prima, tetapi juga mampu menjadi teladan dan pelopor keselamatan bagi pelajar lainnya. Jauhi narkoba, hindari bullying, dan bijaklah dalam bermedia sosial,” tambahnya.
Melalui program pembinaan intensif ini, Polsek Pucuk berharap para peserta Paskibra Kecamatan Pucuk dapat bertransformasi menjadi figur-figur generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas tinggi, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tuntas. Karakter tangguh tersebut diyakini akan menjadi modal utama bagi mereka dalam menyongsong masa depan sekaligus menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan pengarahan dan motivasi dari Kapolsek Pucuk ini berlangsung dalam suasana yang penuh semangat, tertib, dan lancar. Para peserta tampak termotivasi dan bersemangat tinggi untuk melanjutkan sesi latihan demi menyukseskan jalannya upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 di wilayah Kecamatan Pucuk.





