Meski demikian, WHO mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan porsi konsumsi. Kurma mengandung gula alami yang relatif tinggi, sehingga konsumsi berlebihan berpotensi meningkatkan asupan kalori harian secara signifikan.

“Porsi ideal konsumsi kurma saat berbuka puasa adalah tiga hingga lima butir, disesuaikan dengan kebutuhan energi, usia, dan kondisi kesehatan masing-masing individu,” tulis WHO.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Setelah mengonsumsi kurma dan air putih, WHO menganjurkan untuk melanjutkan berbuka dengan makanan seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein berkualitas, lemak sehat, serta sayur dan buah segar. Pola ini dinilai mampu menjaga kestabilan metabolisme, meningkatkan stamina, serta mencegah gangguan pencernaan.

Panduan nutrisi Ramadan 2026 ini diharapkan dapat menjadi rujukan global bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa secara sehat dan optimal. WHO juga mendorong pemerintah, tenaga kesehatan, serta institusi keagamaan untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola gizi seimbang selama bulan suci.

Dengan penerapan pola makan yang tepat, ibadah puasa tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2