Kepala Sekolah MAN 1 Lamongan, Nur Endah Mahmudah, menjelaskan, bahwa permasalahan ini disebabkan oleh kesalahan komunikasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, secara administratif, 22 siswa tersebut tidak mengalami masalah, karena tahun ini pihak sekolah telah menerapkan sistem baru, yaitu e-rapot.

Namun, nilai rapot 22 siswa tersebut dinyatakan tidak terbaca di sistem, sehingga mereka tidak bisa mengikuti jalur eligible. Meskipun demikian, siswa masih memiliki kesempatan untuk mendaftar melalui jalur SPAN atau OTPK.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nur Endah juga menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan teguran kepada oknum guru tersebut agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Ia berharap tindakan bullying atau verbal yang dilakukan oleh oknum guru tidak terjadi lagi, dan mengingatkan seluruh siswa untuk mematuhi peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah.

“Tindakan bulying ataupun verbal kepada siswa yang dilakukan oknum tidak terulang kembali. Kami juga mengingatkan seluruh siswa agar mentaati segala peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah,” katanya, Senin (03/02/2025).

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2