Senada dengan itu, pengguna lain bernama (et) petri*** juga menyampaikan kemarahannya, “Gua ga tau mau ngomong apa lagi. Gua tau di dunia ini banyak hal aneh, tapi ga pernah kebayang soal ORANG TUA yang lecehin anak sendiri. Sampah, najisss, segala sumpah serapah buat manusia kayak gini.”
Menanggapi situasi ini, aparat kepolisian dilaporkan telah memulai proses penyelidikan terkait grup “Fantasi Sedarah”.
Selain itu, grup tersebut juga telah ditutup atau ditangguhkan oleh provider Facebook, Meta, karena dianggap melanggar aturan yang berlaku.
Isu ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap anak serta mencegah terjadinya tindakan keji yang merugikan generasi mendatang.(*)





