Hal yang membuat warga semakin waspada adalah modus yang digunakan para pelaku. Berdasarkan keterangan tetangga dan hasil pemantauan di lapangan, pelaku disinyalir tidak beraksi seorang diri. Diduga terdapat tiga orang yang terlibat dalam komplotan ini; satu orang bertugas sebagai eksekutor, sementara dua lainnya berjaga di dekat rumah warga lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Tetangga sempat melihat orang-orang tersebut saat kejadian, tetapi mereka tidak curiga karena modus pelaku sangat rapi, yakni berpura-pura sedang mencari cicak atau tokek di rumah warga,” tambah Imam.

Kejadian berulang ini menimbulkan keresahan, terutama bagi kaum perempuan. Warga khawatir bahwa pelaku pencurian pakaian dalam ini mungkin memiliki motif penyimpangan perilaku yang dapat membahayakan privasi dan keamanan warga di masa mendatang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kini, korban berharap ada iktikad baik dari para pelaku untuk meminta maaf dan menghentikan perbuatannya. Selain itu, Imam juga meminta bantuan kepada masyarakat luas dan warga Lamongan untuk membantu mengidentifikasi sosok-sosok yang terekam dalam video CCTV tersebut.

Pihak warga berharap kejadian ini dapat menjadi perhatian bersama agar sistem keamanan lingkungan (Siskamling) kembali digiatkan.

“Bagi siapa pun yang mengenali ciri-ciri pelaku dalam rekaman video, diharapkan untuk segera melaporkannya ke pihak berwajib atau melalui perangkat kelurahan setempat guna mencegah tindak kriminal serupa terulang kembali,” ungkapnya.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2