Gerakan vaksinasi serentak menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Berdasarkan laporan panitia, lebih dari 15.000 hewan berhasil divaksin dalam satu hari di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Capaian inilah yang kemudian memperoleh pengakuan MURI.

Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, yang membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam sambutan itu disampaikan bahwa Sumatera Utara mencatat 280 kasus rabies sepanjang 2025. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat langkah pencegahan untuk menekan risiko penularan kepada hewan maupun manusia.

Upaya yang dilakukan tidak berhenti pada vaksinasi. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengobatan hewan secara gratis, sterilisasi gratis bagi anjing dan kucing, serta edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan dan pemeliharaan hewan yang bertanggung jawab.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memperkuat ketersediaan vaksin di kabupaten/kota, meningkatkan kapasitas pusat kesehatan hewan, serta mengoptimalkan surveilans, deteksi dini, pelaporan, dan penanganan kasus rabies.

Pengendalian rabies juga terus didorong melalui pendekatan One Health, yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Pendekatan tersebut penting agar vaksinasi hewan, penanganan kasus, hingga respons terhadap gigitan atau paparan dapat dilakukan secara terpadu.

Masyarakat, khususnya pemilik hewan, diharapkan ikut mengambil peran dengan memastikan hewan mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin, tidak membiarkan hewan berkeliaran tanpa pengawasan, serta segera melaporkan dan mencari pertolongan apabila terjadi gigitan atau paparan.

World Rabies Day 2026 yang mengusung tema “Satu Aksi untuk Rabies, Stronger Together” sekaligus menjadi momentum memperkuat kerja bersama dalam pengendalian penyakit tersebut.

Capaian vaksinasi lebih dari 15.000 hewan dan penghargaan MURI diharapkan tidak sekadar menjadi catatan rekor, tetapi menjadi momentum untuk memperluas vaksinasi dan memperkuat pengendalian rabies secara berkelanjutan menuju Sumatera Utara dan Indonesia Bebas Rabies 2030. (*)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2