Pakar juga mengingatkan agar menghindari kebiasaan menggosok kulit setelah menyemprot parfum, karena tindakan tersebut dapat merusak komposisi aroma, terutama pada lapisan awal parfum, sehingga wanginya cepat menghilang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dari sisi produk, memilih parfum dengan konsentrasi tinggi, seperti Eau de Parfum (EDP) atau Parfum, dapat menjadi solusi bagi mereka yang menginginkan aroma tahan lama. Jenis ini umumnya memiliki kandungan minyak wangi lebih banyak dibandingkan Eau de Toilet (EDT) atau body mist.

Selain diaplikasikan ke kulit, parfum juga dapat disemprotkan ke pakaian agar wanginya bertahan lebih lama. Namun, pengguna disarankan untuk berhati-hati, terutama pada kain berwarna terang atau bahan tertentu yang rentan meninggalkan noda.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tak kalah penting, penyimpanan parfum juga memengaruhi kualitas aroma. Parfum sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung agar komposisinya tetap stabil dan tidak cepat berubah.

Dengan menerapkan berbagai langkah tersebut, aroma parfum dapat bertahan lebih lama dan memberikan kesan segar sepanjang hari. Pakar juga menyarankan untuk memilih jenis parfum yang sesuai dengan karakter dan aktivitas, sehingga selain awet, parfum tetap nyaman digunakan dalam berbagai situasi.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2