Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan suatu risiko yang mengancam petugas adhoc, yang harus bekerja dengan sungguh-sungguh dari tahap persiapan hingga proses penghitungan suara.

KPU Jatim memastikan bahwa keluarga petugas yang telah meninggal dunia akan menerima santunan serta klaim dari BPJS.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan santunan dan memproses klaim asuransi bagi petugas yang telah mengorbankan jiwa. Tanggung jawab kami adalah memastikan bahwa mereka memperoleh hak-haknya,” jelasnya.

Ia mengharapkan agar proses tersebut berlangsung dengan sukses hingga selesai, tanpa ada petugas yang mengalami kelelahan yang berujung pada kehilangan nyawa.

“Setiap petugas merupakan pahlawan dalam kelangsungan demokrasi, berupaya keras untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan tepat,” ujarnya.

Dalam Pilkada Jawa Timur 2024, tersedia 60.751 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang didukung oleh 3.330 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta melibatkan 425.166 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 121.476 petugas ketertiban TPS.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2