“Ini bukan sekadar pertunjukan. Karnaval ini adalah bentuk nyata dari semangat kemerdekaan, rasa cinta tanah air, serta penguatan karakter pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” tambah Nur Endah.
Peran serta orang tua juga tak kalah penting. Mereka memberikan dukungan penuh terhadap ide dan persiapan yang dilakukan anak-anak mereka, mulai dari kostum hingga properti yang digunakan dalam parade.
Acara ini menjadi bukti bahwa pendidikan tak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, cinta budaya, dan semangat nasionalisme.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Lamongan mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan berjiwa kebangsaan.
Karnaval budaya MAN 1 Lamongan tahun ini sukses menjadi ruang ekspresi dan refleksi nilai-nilai kebhinekaan. Semangat kolaborasi dan antusiasme yang terpancar dari para peserta menjadi gambaran optimisme masa depan Indonesia yang inklusif dan bersatu.(Bs)





