Asisten Manajer Bulog Bojonegoro, Cahyo Wardono, yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa stok beras di wilayah Lamongan mencapai 295 ribu ton dan cukup untuk kebutuhan hingga Nataru.

“Stok beras aman, bahkan jika terjadi kenaikan harga, Bulog siap melakukan Operasi Pasar (OP) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik strategis,” jelas Cahyo.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Satgas juga mengingatkan seluruh pedagang, distributor, dan pelaku usaha agar tidak menjual beras melebihi HET yang telah ditetapkan pemerintah. Jika ditemukan pelanggaran, pihak Satgas tidak segan mengambil langkah tegas.

Dengan stok yang aman dan pengawasan ketat dari Satgas serta Bulog, masyarakat Lamongan diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pemerintah memastikan harga beras tetap stabil menjelang akhir tahun.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2