LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, melakukan monitoring tanaman umbi-umbian yang dibudidayakan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan Program Pekarangan Bergizi (P2B). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) dengan mengedepankan sinergi antara kepolisian, petani, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian.

Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin mendorong sinergi antara petani, UPT Pertanian, dan kepolisian agar berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat segera dikoordinasikan. Harapannya, produktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat dan program ketahanan pangan berjalan optimal,” ujar AKP Joko Suprianto.

Kegiatan monitoring tersebut menjadi salah satu upaya Polsek Solokuro untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, termasuk mendorong pemanfaatan lahan produktif dan pekarangan masyarakat agar memberikan manfaat ekonomi serta memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Dalam pelaksanaannya, perhatian diarahkan pada kondisi tanaman umbi-umbian milik masyarakat serta sejumlah kendala yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan tanaman dan hasil panen. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian petani adalah serangan hama tikus dan hama tanaman lainnya.

Kapolsek Solokuro menilai, persoalan pertanian perlu ditangani melalui komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak terkait. Dengan demikian, petani dapat menyampaikan keluhan dan memperoleh arahan teknis dari petugas pertanian sesuai dengan permasalahan yang ditemukan di lapangan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2