LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Pucuk, Polres Lamongan, melaksanakan patroli dan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina 54.622.03, Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Senin (19/10/2026) malam.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean kendaraan, memantau ketersediaan BBM, serta memastikan aktivitas pelayanan kepada masyarakat berlangsung aman dan tertib.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Pucuk, AKP Kharis Ubaidillah, S.Sos., M.H., mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memantau kondisi distribusi BBM di wilayah hukumnya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu mengantisipasi potensi gangguan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan BBM.

“Kami melaksanakan patroli dan pengecekan secara langsung untuk mengetahui kondisi ketersediaan BBM serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan lancar. Kami juga mengantisipasi kemungkinan munculnya antrean kendaraan maupun gangguan kamtibmas di lingkungan SPBU,” ujar AKP Kharis Ubaidillah.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh dua personel Polsek Pucuk, yakni Aiptu Slamet W. dan Aipda Suwito. Dalam kegiatan itu, petugas memantau situasi di area SPBU, berkoordinasi dengan petugas pengelola, serta meminta informasi mengenai stok BBM yang tersedia.

Berdasarkan data yang disampaikan petugas SPBU saat pengecekan, stok BBM tercatat meliputi Pertalite sebanyak 11.965, Pertamax 3.874, Pertamina Dex 2.291, dan Solar 16.300. Angka tersebut merupakan jumlah sesuai laporan pengecekan, sedangkan satuan pengukurannya tidak disebutkan dalam laporan awal.

Dari hasil pemantauan di lokasi, tidak ditemukan antrean kendaraan untuk pengisian BBM jenis Solar. Aktivitas pelayanan kepada konsumen terpantau berjalan tertib, sedangkan situasi keamanan di sekitar SPBU berlangsung aman dan kondusif.

Selain mengecek ketersediaan stok, petugas juga memperoleh informasi dari pihak SPBU mengenai penggunaan Solar bersubsidi. Berdasarkan keterangan yang diterima di lokasi, sekitar 80 persen konsumen merupakan kendaraan angkutan barang, sedangkan sekitar 20 persen lainnya disebut digunakan untuk kebutuhan nonkendaraan, termasuk sektor pertanian.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2