Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara penutupan dan pelepasan peserta KKN berjalan dengan lancar.
Berdasarkan laporan kegiatan, tidak terdapat kejadian menonjol selama acara berlangsung. Situasi di Pendopo Kecamatan Sarirejo terpantau aman, tertib, dan terkendali hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Sinergi antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan mahasiswa yang melibatkan masyarakat secara langsung juga membutuhkan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah serta unsur keamanan di wilayah setempat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kegiatan dapat berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berakhirnya KKN tidak berarti hubungan antara mahasiswa dan masyarakat harus terputus. Pengalaman selama menjalankan program pengabdian diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kepedulian sosial setelah kembali ke lingkungan kampus.
Sementara bagi masyarakat dan pemerintah Kecamatan Sarirejo, kehadiran mahasiswa selama pelaksanaan KKN diharapkan dapat memberikan pengalaman serta manfaat positif, terutama melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di lingkungan desa.
Acara penutupan dan pelepasan peserta KKN ITBDTALA kemudian berlangsung dengan tertib hingga selesai. Para mahasiswa secara resmi mengakhiri masa pengabdian mereka di Kecamatan Sarirejo sebelum kembali melanjutkan kegiatan akademik di kampus.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan positif generasi muda.
Dengan berakhirnya program KKN, diharapkan 183 mahasiswa ITBDTALA dapat membawa pengalaman selama berada di tengah masyarakat sebagai bekal untuk menghadapi tantangan di masa mendatang, sekaligus terus menumbuhkan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.





