“Pengaturan lalu lintas ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Simpang Tiga Deket. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap bersabar, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama melintasi area proyek,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Aiptu Toni juga berkoordinasi dengan petugas proyek guna memastikan aktivitas pengecoran tidak mengganggu kelancaran kendaraan secara berlebihan. Koordinasi tersebut dilakukan agar pekerjaan konstruksi dan arus lalu lintas dapat berjalan berdampingan tanpa menimbulkan risiko bagi para pekerja maupun pengguna jalan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain mengurai kepadatan kendaraan, personel Polsek Deket turut membantu penyeberangan masyarakat serta memastikan kendaraan besar yang melintas dapat melewati area proyek dengan aman. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Polsek Deket juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila memungkinkan, terutama pada jam-jam padat, guna mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi proyek. Kesadaran dan kerja sama seluruh pengguna jalan dinilai sangat penting agar aktivitas pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.

Kegiatan pengaturan lalu lintas akan terus dilaksanakan selama proyek pengecoran jembatan berlangsung sebagai bentuk komitmen Polsek Deket dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan arus kendaraan tetap terkendali, potensi kecelakaan dapat dicegah, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman serta nyaman meskipun terdapat pekerjaan pembangunan di kawasan Simpang Tiga Deket.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2