LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan Shubuhan Keliling. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Ihtihatul Ummah, Gang Nanas, Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, pada Senin (19/10/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 03.45 WIB tersebut diikuti sekitar 30 jamaah dan menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan Shubuhan Keliling merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan, personel kepolisian dapat berinteraksi langsung dengan jamaah, tokoh agama, dan warga setempat sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan silaturahmi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” pesan Kompol Beni.

Kegiatan Shubuhan Keliling tersebut dihadiri oleh Aiptu Yanto selaku pelaksana tugas Panit I Lantas Polsek Lamongan Kota dan Aipda Agus Sudarwanto selaku Kepala SPKT I Polsek Lamongan Kota. Keduanya mengikuti salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al-Ihtihatul Ummah.

Setelah pelaksanaan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan komunikasi bersama jamaah serta masyarakat sekitar. Momen tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga sekaligus menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan antarwarga, serta membangun komunikasi yang baik dengan aparat kepolisian. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk mendukung upaya pencegahan tindak kriminalitas dan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.

Kegiatan Shubuhan Keliling juga menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk mendengarkan aspirasi, masukan, maupun informasi dari masyarakat. Melalui komunikasi langsung dalam suasana yang akrab, berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga bisa dicarikan langkah penanganan yang tepat sesuai kewenangan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2