Dalam penggeledahan tersebut, petugas juga menemukan dua plastik klip berisi serbuk putih yang diduga merupakan bahan baku pembuatan ekstasi. Total berat bruto barang tersebut mencapai 128,82 gram.
Polisi turut menyita satu plastik klip berisi pecahan yang diduga ekstasi dengan berat bruto 3,72 gram. Barang lain yang diamankan yakni satu botol ketamine cair serta sejumlah pil yang diduga ekstasi.
Tak hanya narkotika, polisi menemukan berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pengemasan atau pembuatan pil. Di antaranya plastik klip kosong, kotak sepatu, dompet, enam sendok plastik, serta toples yang diduga berisi alat cetak pil ekstasi.
Petugas juga mengamankan blender, alat pres, dua brankas, timbangan digital, dan kalkulator. Seluruh barang tersebut kini menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mendalami dugaan aktivitas jaringan narkotika tersebut.
Dalam pemeriksaan awal, SWG menyebut barang-barang yang ditemukan tersebut diduga milik seseorang berinisial A. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui identitas, keberadaan, serta peran A dalam dugaan jaringan peredaran narkotika tersebut.
Kasat Resnarkoba Polres Pematangsiantar AKP Irwanta Sembiring menegaskan pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Polisi juga memburu pihak lain yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.
Menurutnya, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.
Saat ini SWG bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Pematangsiantar. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap rangkaian peredaran narkotika tersebut secara menyeluruh.
Polisi memastikan proses hukum terhadap SWG dan pihak lain yang nantinya terbukti terlibat akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Polres Pematangsiantar berkomitmen untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika demi menciptakan Kota Pematangsiantar yang aman dan bebas dari narkoba,” ujar Irwanta.(Pirhot Nababan)





